Manfaatkan Momen Hari Besar, Kekida Beromset Rp100 juta

Manfaatkan Momen Hari Besar, Kekida Beromset Rp100 juta

Diposkan: 26 May 2018 Dibaca: 1210 kali


UKMKOTAMEDAN.COM- Perayaan hari besar seperti lebaran jadi salah satu momen  untuk berbagi, terutama untuk anak-anak. Aktivitas ini menjadi inspirasi bagi Lily Nur Indah dan Tuhan Azhari Simbolon. Dua pegiat blogger ini membuat kreativitas lewat desain yang dituang dalam media amplop dan kalender. Menyebut brand mereka, Kekida ‘Kreasi Kita Beda’ memang benar-benar beda.

Dengan mengedepankan desain yang inovatif dan kekinian, tak salah bila Kekida mulai memiliki ruang di hati para konsumennya. Usaha kreatif Kekida dimulai sejak tahun 2015 berawal dari permintaan teman-teman mereka untuk mendesain kartu dan angpau lebaran.

Usaha yang dijalankan mereka memang tidak setiap hari produksi, mereka mengambil momen seperti tahun baru dan lebaran. Setiap kali menjelang tahun baru, Kekida meluncurkan produk Kalender Liburan dengan desain yang unik. Selain itu, ada pesan-pesan menarik yang disampaikan lewat tulisan-tulisan dan gambar yang tertera, seperti pesan memanfaatkan waktu.

“Desain kita selalu punya pesan, seperti di kalender liburan 2017 dan 2018, jadi kita buat tanda di tanggal yang cuti nasional. Ide ini, melihat dari kebiasaan kawan-kawan kita yang  membeli atau melihat kalender, kemudian langsung yang dilihat adalah kalender bertanggal merah atau tepatnya kapan saja waktu liburan tiba. Ini semacam suggesti untuk bisa menabung atau menyiapkan tanggal untuk berangkat melakukan perjalanan. Makanya ada juga quote di dalam kelender kita buat seperti kalimat ‘Segerakan Cuti dan Segarkan Pikiran’ begitu,” ungkap Yuha.

Meski hadir di moment tertentu, Kekida juga menerima orderan, misalnya untuk souvenir pernikahan.  Kekida menawarkan harga khusus buat customer yang membutuhkan untuk keperluan souvenir pernikahan.

“Kalender biasanya harga normal Rp15.900 per pc. Ada harga khusus yang diberikan sebesar Rp8.900 per kalender untuk keperluan souvenir pernikahan atau acara lain dengan pembelian langsung 500 buah kalender. Ukurannya yang mini membuat kelender ini terkesan unik, bisa digantung juga bisa diletakkan di meja,” katanya.

Lily kembali menceritakan terbentuknya Kekida.  Berawal dari mendesain amplop angpau untuk lebaran, Lily sebagai desain grafis dan Yuha sebagai marketingnya mencoba menawarkan produk-produk mereka.

“Targetnya dulukan saat lebaran banyak yang mau kasih amplop, angpau dan ternyata banyak respon. Awalnya kita mebuat amplop itu juga karena permintaan teman. Belakangan kita mulai pasarkan perlahan, kalau saya bagian desain sedangkan Yuha yang mempromosikan dan memasarkannya," jelas Lily sembari mengatakan produk Kekida bisa dilihat di instagram @kekida

Pada saat mula muncul, terasa desain-desain yang dikeluarkan masih kaku dan mengikuti perkembangan desain pada waktu itu. "Belakangan kita juga mengikuti perkembangan desain, mulai dari warna-warnanya, font serta tren desainnya. Alhamdulillah banyak yang respon produk kita dan membeli produk kita. Untuk satu pack amplop ukuran kecil, berisi 5 buah dengan harga jual Rp4500 per pack dan untuk ukuran besar Rp6000 per pack," jelas Yuha.

Tambah Yuha, di tahun pertama peminat amplop datang hingga dari beberapa daerah di luar Sumatera, dan akhirnya pada tahun itu dengan modal awal Rp2 juta mereka meraup omzet hingga Rp20 juta saat momen.

“Modalnya dari awal hanya Rp2 juta dan di tahun pertama keseluruhan omsetnya Rp20 juta dan di tahun 2016 sampai Rp22 juta dan tahun 2017 naik dua kali lipat, dan tahun ini khusus saat momen  lebaran saja, kami menargetkan omsetnya bisa sampai Rp100 juta. Alhamdulilah dengan meningkatnya pesanan, banyak juga yang bekerja, tim kita saat ini saja sudah lumayan besar,” pungkasnya. (wina/UKM02)


Tags

0 Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Portal UKM Kota Medan © 2026. Alcompany Indonesia.
All Rights Reserved